8 Mahasiswa PGSD UMSIDA Lolos WIJABA Internship Program Batch 11

pgsd.umsida.ac.id — Sebanyak delapan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) dinyatakan lolos seleksi tahap akhir WIJABA Internship Program Batch 11. Para mahasiswa tersebut akan menjalani program magang pada dua divisi, yakni Environmental Program Officer dan Online Program Officer, dengan penempatan regional Bali dan Sidoarjo.

Kelulusan peserta tercantum dalam Surat Pemberitahuan Peserta Lolos Seleksi WIJABA Internship Program Batch 11 tertanggal 27 Juli 2026. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa para peserta telah menyelesaikan seleksi tahap final berupa interview dan microteaching.

Delapan mahasiswa PGSD yang lolos yaitu Devi Silvianasari, Adelia Nur Rohma, Tiwi Santika Duri, Laudya Sintia Bella, Putri Halimatus Sa’diyah, Eka Devi Nur Wahyuni, Nanda Irziatul Mufridah, dan Oktaviana Putri Ramadhanti.

Mahasiswa PGSD Tersebar di Dua Divisi

Dari delapan mahasiswa PGSD yang lolos, tiga mahasiswa ditempatkan pada divisi Environmental Program Officer. Mereka adalah Devi Silvianasari yang mendapat regional penempatan Bali, serta Adelia Nur Rohma dan Tiwi Santika Duri yang ditempatkan di regional Sidoarjo.

Sementara itu, lima mahasiswa PGSD lainnya ditempatkan sebagai Online Program Officer di regional Sidoarjo. Mereka adalah Laudya Sintia Bella, Putri Halimatus Sa’diyah, Eka Devi Nur Wahyuni, Nanda Irziatul Mufridah, dan Oktaviana Putri Ramadhanti.

Pembagian divisi tersebut memberikan pengalaman yang berbeda bagi setiap peserta. Mahasiswa yang berada pada Environmental Program Officer akan memperoleh ruang belajar melalui kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan program lingkungan. Sementara peserta Online Program Officer akan mendapatkan pengalaman dalam mendukung pelaksanaan program melalui aktivitas berbasis daring.

Keikutsertaan mahasiswa PGSD dalam dua divisi tersebut memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan di luar kegiatan akademik di kelas. Pengalaman magang dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar berkomunikasi, bekerja sama, mengatur kegiatan, serta beradaptasi dengan tugas yang diberikan.

Magang Jadi Ruang Pengembangan Kompetensi

Sebagai calon guru sekolah dasar, mahasiswa PGSD tidak hanya membutuhkan kemampuan dalam mengelola pembelajaran. Kemampuan berkomunikasi, bekerja dalam tim, memecahkan masalah, serta mengelola kegiatan juga menjadi bagian penting dalam proses pengembangan diri.

Melalui WIJABA Internship Program Batch 11, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman berhadapan langsung dengan lingkungan kerja dan tanggung jawab yang berbeda dari kegiatan perkuliahan.

Pengalaman tersebut dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai cara menjalankan sebuah program secara terencana. Mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk belajar mengatur tugas, berkoordinasi dengan orang lain, serta menyelesaikan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing.

Bagi mahasiswa PGSD, pengalaman seperti ini dapat menjadi tambahan bekal ketika nantinya terjun ke lingkungan sekolah. Guru sekolah dasar dalam praktiknya tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga terlibat dalam berbagai program sekolah, kegiatan siswa, komunikasi dengan berbagai pihak, hingga pengelolaan kegiatan pendukung pendidikan.

Delapan Mahasiswa Perluas Pengalaman di Luar Kampus

Lolosnya delapan mahasiswa PGSD UMSIDA menunjukkan adanya kesempatan bagi calon guru untuk memperoleh pengalaman belajar melalui kegiatan di luar kampus.

Penempatan mahasiswa pada divisi dan regional berbeda juga memberikan pengalaman yang beragam. Devi Silvianasari akan menjalani program di Bali sebagai Environmental Program Officer. Sementara tujuh mahasiswa PGSD lainnya akan menjalankan program di Sidoarjo melalui divisi Environmental Program Officer maupun Online Program Officer.

Sebelum dinyatakan lolos, peserta telah mengikuti proses seleksi tahap akhir melalui interview dan microteaching. Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses penentuan peserta WIJABA Internship Program Batch 11.

Melalui program ini, kedelapan mahasiswa PGSD UMSIDA memiliki kesempatan untuk memperluas pengalaman sekaligus mengembangkan kemampuan profesional. Pengalaman selama menjalani program nantinya dapat menjadi tambahan bekal dalam menghadapi dunia kerja, khususnya ketika mereka menjalankan peran sebagai calon pendidik di sekolah dasar.

Keterlibatan mahasiswa PGSD dalam program magang juga menunjukkan bahwa proses belajar calon guru dapat berlangsung melalui berbagai pengalaman. Selain memahami teori dan praktik pembelajaran, mahasiswa dapat memperkuat kemampuan adaptasi, komunikasi, kolaborasi, serta tanggung jawab melalui kegiatan nyata di luar lingkungan perkuliahan.

Penulis: Nabila Wulyadini