Ikmal Syarif Raih Juara Dua Paku Bumi Open 2026

pgsd.umsida.ac.id — Ikmal Syarif, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) semester 6 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), berhasil meraih juara 2 dalam ajang Indonesia Pencak Silat Paku Bumi Open 14th Championship 2026 yang digelar pada 4–5 April 2026 di GOR Lembah UGM, Yogyakarta.

Prestasi ini menjadi capaian membanggakan, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi Tapak Suci Cabang Umsida yang terus aktif melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Mahasiswa yang akrab disapa Ikmal ini berasal dari Sumenep Kangean. Selain aktif sebagai mahasiswa PGSD, ia juga bergabung dalam Tapak Suci Cabang Umsida serta aktif di organisasi IMM Al Khawarizmi.

Keikutsertaannya dalam kejuaraan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa dapat berkembang tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga melalui kegiatan organisasi dan pengembangan diri di bidang non-akademik.

Paku Bumi Open 14th Championship sendiri dikenal sebagai salah satu ajang pencak silat yang populer setiap tahun.

Kompetisi ini diikuti oleh berbagai perguruan silat dari seluruh Indonesia, bahkan dari negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Vietnam.

Pada penyelenggaraan tahun 2026, ajang ini menghadirkan total 1.430 atlet dari 500 kontingen, mulai dari kategori usia dini hingga dewasa.

Besarnya skala kompetisi tersebut menunjukkan bahwa persaingan dalam turnamen ini berlangsung ketat dan menuntut kesiapan atlet secara fisik, teknik, serta mental.

Bagi Ikmal, pencapaian juara 2 di tengah persaingan besar itu merupakan hasil dari proses panjang yang tidak instan.

Ia harus melewati berbagai tahapan latihan dan penyesuaian diri agar mampu tampil di arena pertandingan.

Di balik hasil yang diraih, ada usaha berbulan-bulan yang dijalani secara konsisten sejak awal tahun.

Persiapan panjang di tengah tantangan latihan mandiri

Ikmal mengungkapkan bahwa persiapan menuju kejuaraan dimulai sejak awal Januari hingga akhir Maret 2026.

Dalam periode itu, ia dan tim menjalani berbagai bentuk latihan, mulai dari peningkatan kualitas fisik, pernapasan, efektivitas penggunaan serangan, teknik bertanding, hingga pengelolaan mental saat berada di arena.

Semua itu dirancang agar atlet siap menghadapi tekanan kompetisi yang tidak mudah.

Namun, proses persiapan tidak selalu berjalan mulus. Intensitas latihan bersama sempat menurun saat bulan Ramadan karena banyak anggota pulang kampung.

Kondisi itu membuat para atlet harus menyesuaikan metode latihan dengan lebih banyak menjalankan porsi secara mandiri.

Meski demikian, program latihan tetap dikontrol oleh pembina Arya Bimantara dan Ketua Umum Tapak Suci Umsida, Zain, sehingga ritme latihan tidak benar-benar terputus.

Ikmal mengakui bahwa tantangan terbesar justru muncul saat harus berlatih secara mandiri.

Menurutnya, latihan individu membuat dirinya merasa kurang maksimal karena pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki belum sepenuhnya matang.

“Tantangan pada saat latihan dipicu oleh intensitas latihan secara mandiri yang mengakibatkan kurangnya pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, sehingga saya merasa tidak maksimal dalam latihan,” ujarnya.

Meski demikian, ia tetap berusaha menjalankan setiap program dengan disiplin.

Dukungan dari rekan-rekan Tapak Suci Cabang Umsida juga menjadi faktor penting yang membantunya bertahan dan terus berkembang. Ikmal menilai program latihan yang diberikan tim sudah sangat baik untuk mempersiapkan para atlet menghadapi pertandingan.

Tidak hanya itu, Umsida juga dinilainya memberi dukungan nyata dalam bentuk fasilitas latihan, kebutuhan selama pertandingan, hingga tempat istirahat.

Menurut Ikmal, atmosfer latihan dan dukungan lingkungan inilah yang membuatnya bisa terus bertumbuh sebagai atlet sekaligus mahasiswa.

Latihan yang terarah membuatnya tidak hanya siap bertanding, tetapi juga lebih disiplin dalam mengatur waktu, tenaga, dan fokus di tengah padatnya aktivitas perkuliahan.

Laga berat jadi bahan evaluasi dan motivasi menatap kejuaraan berikutnya

Saat turun bertanding di Paku Bumi Open 2026, Ikmal justru menghadapi lawan yang berada di luar ekspektasinya.

Ia bertemu dengan Ketua Umum Tapak Suci Cabang Umsura periode 2024–2025 yang menurutnya merupakan atlet profesional dan sangat berpengalaman.

Pertemuan itu menjadi tantangan besar sekaligus pengalaman penting yang memberi pelajaran berharga baginya.

“Jalannya pertandingan sangat di luar ekspektasi saya, dikarenakan saya bertemu dengan ketua umum Tapak Suci Cabang Umsura tahun 2024–2025, yang merupakan seorang atlet profesional dan berpengalaman,” ungkapnya.

Bagi Ikmal, laga tersebut bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga momen untuk mengukur kemampuan diri secara jujur.

Ia bahkan menilai performanya di pertandingan belum maksimal. “Pada saat pertandingan saya merasa performa saya sangat buruk dan keterampilan yang masih dangkal,” katanya.

Penilaian yang kritis terhadap diri sendiri itu menunjukkan bahwa Ikmal memandang kejuaraan ini sebagai ruang evaluasi, bukan sekadar tempat mengejar podium.

Dari pertandingan tersebut, ia justru memperoleh pelajaran tentang hal-hal yang masih perlu diperbaiki ke depan.

Meski begitu, juara 2 tetap menjadi pencapaian yang patut diapresiasi. Keberhasilan ini menambah daftar pengalaman berharga dalam perjalanan Ikmal di Tapak Suci Cabang Umsida.

Ia menyebut bahwa latihan dan pengelolaan diri selama aktif di Tapak Suci telah memberinya banyak pelajaran, kesempatan berprestasi, sekaligus manfaat kesehatan.

Menurutnya, aktivitas yang teratur membuat tubuh lebih bugar dan pikiran lebih segar dalam menjalani kuliah.

Ikmal juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa lain agar tidak hanya berfokus pada perkuliahan semata.

Ia menilai mahasiswa perlu mencari pengalaman dan belajar hal-hal baru di luar kelas tanpa mengabaikan prioritas utama sebagai pelajar.

Selain itu, aktivitas yang teratur juga penting untuk menjaga kualitas jasmani dan keseimbangan hidup selama masa kuliah.

Penulis: Nabila Wulyandini

Bertita Terkini

HIMA PGSD
Halalbihalal 2026 HIMA PGSD Eratkan Silaturahmi dan Solidaritas Mahasiswa
March 31, 2026By
Lailatul Qadar
Bukan Sekadar Begadang Ini 5 Amalan Menjemput Lailatul Qadar
March 20, 2026By
Guru SD
AI Bisa Mengajar Guru SD Tetap Tak Tergantikan di 2026
March 13, 2026By
Ramadan
Strategi Mahasiswa Tetap Produktif Saat Puasa Ramadan 2026
March 6, 2026By
HIMA PGSD
HIMA PGSD UMSIDA 2025-2026 Gelar Buka Bersama Penuh Refleksi
February 27, 2026By
Makanan Tradisional
Peran Makanan Tradisional dalam Tradisi Ramadhan 2026
February 24, 2026By
Strategi Menjaga Stamina Puasa Sesuai Sunnah Ramadan 1447 H
February 20, 2026By
Media Pembelajaran
Workshop 2026: Digital Guru SD Melalui Media Pembelajaran Berbasis AI
February 17, 2026By

Prestasi

Medali Perak
Medali Perak Ju-Jitsu Open Piala Koni Kabupaten Mojokerto: Jehan Aldama Raih Penghargaan
January 20, 2026By
UPSCC III
Anaa Raih Perunggu Tanding Kelas C di UPSCC III 2025 UNESA
January 6, 2026By
unesa
Ikmal Syarif, mahasiswa Program Studi PGSD semester 5 yang aktif di Tapak Suci Umsida, menghadapi tantangan besar saat mengikuti kompetisi UPSSC III 2025 yang digelar di GOR Internasional UNESA.
January 2, 2026By
pencak silat
Raih Juara 2 di UNESA Pencak Silat Challenge Competition 3, Dana Bagus Prastyo Buktikan Konsistensi
December 30, 2025By
Deisyah
Deisyah Amalia Rawethi Raih Medali Perak, Buktikan Kemampuan di Ajang Nasional
September 16, 2025By
Kejuaraan Pencak Silat Kanjuruhan Fighter Competition II 2025, Mahasiswa PGSD Berhasil Raih Juara 2
September 9, 2025By
mahasiswa
Mahasiswa PGSD Umsida Raih Juara 1, Anzalna Alfa Tunjukkan Tekatnya di Kompetisi Indonesia Expo battle Piala DPR RI
September 5, 2025By
Mahasiswa
Prestasi Gemilang Mahasiswa PGSD Umsida, Syihabudin Robbani Raih Juara 1 di Kejuaraan Nasional Malang Championship 5
August 1, 2025By