PGSD Umsida

PGSD Umsida Siapkan Calon Guru Adaptif dan Inovatif

pgsd.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) terus memperkuat perannya dalam mencetak calon guru sekolah dasar yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi perkembangan dunia pendidikan.

Melalui berbagai kegiatan akademik, praktik pembelajaran, serta penguatan karakter, PGSD Umsida berupaya menyiapkan mahasiswa agar tidak hanya memahami teori pendidikan, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung di lingkungan sekolah.

Penguatan kompetensi calon guru menjadi hal penting karena pendidikan dasar merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kemampuan berpikir, dan keterampilan peserta didik.

Guru sekolah dasar dituntut mampu mengajar berbagai mata pelajaran, memahami karakter anak, serta menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.

Dalam konteks tersebut, PGSD Umsida mendorong mahasiswa untuk memiliki kemampuan pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.

Mahasiswa tidak hanya diarahkan menjadi pengajar, tetapi juga pendidik yang mampu membimbing, mendampingi, dan menjadi teladan bagi peserta didik.

“Kami ingin mahasiswa PGSD memiliki kesiapan yang utuh sebagai calon guru. Tidak cukup hanya menguasai materi, tetapi juga harus mampu memahami kebutuhan anak, mengelola kelas, dan menciptakan pembelajaran yang aktif,” ujar salah satu perwakilan Prodi PGSD.

Pembelajaran Berbasis Praktik dan Inovasi

PGSD Umsida

Salah satu strategi yang dikembangkan PGSD Umsida adalah pembelajaran berbasis praktik.

Mahasiswa dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang mengasah kemampuan mengajar, menyusun perangkat pembelajaran, membuat media edukatif, hingga melakukan simulasi pembelajaran di kelas PGSD Umsida.

Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa dapat belajar secara langsung bagaimana merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik sekolah dasar.

Mereka PGSD Umsida juga dibiasakan untuk menggunakan metode yang variatif, seperti diskusi kelompok, permainan edukatif, pembelajaran berbasis proyek, dan pemanfaatan teknologi digital.

Penggunaan teknologi dalam pembelajaran menjadi perhatian penting.

Calon guru tidak bisa lagi hanya mengandalkan metode ceramah, tetapi perlu mampu memanfaatkan media digital secara tepat.

Hal ini menjadi bagian dari upaya PGSD Umsida dalam menyiapkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan kreativitas dalam membuat media pembelajaran sederhana namun efektif.

Media pembelajaran yang menarik dapat membantu siswa sekolah dasar lebih mudah memahami materi, terutama pada konsep-konsep yang bersifat abstrak.

“Mahasiswa PGSD perlu terbiasa berinovasi. Guru yang kreatif akan lebih mudah membangun suasana kelas yang hidup dan membuat siswa terlibat aktif dalam proses belajar,” tambahnya.

Kegiatan praktik ini juga menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa PGSD Umsida.

Setelah melaksanakan simulasi atau praktik pembelajaran, mahasiswa diajak mengevaluasi kekuatan dan kelemahan proses mengajarnya.

Dengan demikian, mereka dapat terus memperbaiki cara berkomunikasi, mengelola kelas, serta menyampaikan materi kepada peserta didik.

Mencetak Guru Berkarakter dan Responsif

Selain aspek akademik dan keterampilan mengajar, PGSD Umsida juga memberi perhatian besar pada pembentukan karakter calon guru.

Seorang guru sekolah dasar memiliki peran strategis karena berhadapan langsung dengan anak-anak pada usia awal perkembangan.

Karena itu, calon guru perlu memiliki kesabaran, kepedulian, tanggung jawab, dan kemampuan komunikasi yang baik.

PGSD Umsida menanamkan nilai bahwa guru bukan hanya profesi, tetapi juga amanah.

Mahasiswa diajak memahami bahwa tugas guru tidak berhenti pada penyampaian materi pelajaran, melainkan juga membangun kepercayaan diri, kedisiplinan, empati, dan nilai moral peserta didik.

Pembentukan karakter tersebut dilakukan melalui kegiatan perkuliahan, organisasi kemahasiswaan, praktik lapangan, serta keterlibatan dalam kegiatan sosial dan pendidikan PGSD Umsida.

Dengan pengalaman yang beragam, mahasiswa diharapkan lebih peka terhadap persoalan pendidikan di masyarakat.

Ke depan, PGSD Umsida berkomitmen untuk terus mengembangkan kualitas pembelajaran dan memperkuat kerja sama dengan sekolah mitra.

Langkah ini penting agar mahasiswa PGSD Umsida memperoleh pengalaman nyata dan memahami dinamika pendidikan dasar secara langsung.

Melalui penguatan kompetensi, inovasi pembelajaran, dan pembentukan karakter, PGSD Umsida berupaya melahirkan calon guru sekolah dasar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kesiapan menghadapi perubahan zaman.

Lulusan PGSD Umsida diharapkan mampu menjadi pendidik yang profesional, humanis, serta berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan dasar di Indonesia.

Penulis: Nabila Wulyandini