PGSD UMSIDA BEKERJA SAMA DENGAN INOVASI MENGADAKAN WORSHOP PEMAHAMAN KURIKULUM OBE

Sidoarjo – Dalam rangka menyempurnakan kurikulum program studi, Prodi PGSD Universitas Muhammadiyah Sidoarjo mengadakan Workshop Pemahaman Kurikulum Berbasis OBE di Meeting Room Hotel Luminor Sidoarjo.

Kegiatan ini berlangsung Senin, 13 Maret 2023. Pukul 08.00 – 16.00 WIB tersebut dipandu oleh Direktur Direktorat Akademik Evi Rinata, S.ST, M.Keb M. Haarapanya dengan workshop ini akan memberikan pencerahan dalam menyusun kurikulum dan dijadikan bahan evaluasi kurikulum.

Acara ini dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor 1, dosen pengembang kurikulum prodi PGSD peserta. Peserta workshop cukup antusias dan kegiatan berjalan dengan lancar sampai selesai.

 

Adapun Pembicara dalam workshop ini adalah Prof. Dr. Bertha Maya Sopha, ST,M.Sc, Ph.D, IPM, ASEAN Eng (UGM) dan Dr. Muhammad Syaifuddin, MM (UMM). Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dan upaya untuk menyukseskan dan mengimplementasikan salah satu kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Bertha Maya Sopha, ST,M.Sc, Ph.D, IPM, ASEAN Eng menyampaiakan profil kompetensi lulusan pendidikan minimal mencakup 3 unsur yaitu ada sikap, pengetahuan dan keterampilan. Setelah CPL dirumuskan dibutuhkan PI (Performance Indicators) untuk membuat CPMK. Jika sudah ada CPMK nya dosen dapat membuat RPS. PI digunakan untuk mengukur ketercapaian CPL.

Narasumber ke dua yaitu Dr. Mohammad Syaifuddin, MM, memaparkan penyelarasan kutikulum OBE – MBKM. Diharapkan semua perguruan tinggi mampu menyelarasan kurikulum dengan paradigma OBE – MBKM. “Tujuan BKP MBKM Meningkatkan kompetensi lulusan baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman melalui link and match antara PT dengan Institusi, Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA), menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian, program-program experiential learning dengan jalur yang fleksibel diharapkan akan dapat memfasilitasi mahasiswa mengembangkan potensinya sesuai dengan passion dan bakatnya, papar,” Dr. Mohammad Syaifuddin.